Skip to main content

Desa Kokini Mengadakan Lomba Tolunikon Pada Perayaan 17 Agustus ke 73

Desa Kokini, Kecamatan Banggai Kabupaten Banggai Laut Provinsi Sulawesi Tengah baru-baru ini melakukan lomba Tolunikon dalam perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73.

Tolunikon merupakan salah satu seni dan tarian daerah yang ada di Kabupaten Banggai Laut. Seni dan tarian daerah ini sudah ada sejak zaman Kerajaan Banggai dan sering ditampilkan pada acara-acara kemasyarakatan maupun acara resmi kerajaan pada zaman itu.

Seiring perkembangan zaman, beberapa seni dan tarian daerah yang ada di Kabupaten Banggai Laut seperti tolunikon, paupe, baode, baridan, osulen, dan lain-lain sudah semakin asing dan bahkan sudah jarang orang yang dapat memainkannya.

Demi melestarikan seni dan budaya yang semakin hilang tersebut, Pemerintah Desa Kokini mencoba melakukan perlombaan salah satu seni dan tarian daerah yaitu Tolunikon pada perayaan 17 agustus tersebut.

Batolunikon merupakan Seni dan Tarian Daerah Banggai Laut
Batolunikon merupakan Seni dan Tarian Daerah Banggai Laut

Perlombaan diikuti oleh 5 (lima) kelompok yang berasal dari masing-masing perwakilan RT. Selain menampilkan seni dan tarian yang diperlombakan, para peserta diberikan kesempatan untuk menampilkan lagi tarian daerah banggai lainnya yang dipilih bebas oleh peserta seperti paupe, baridan, baleele, baode, dan paupe.

Kegiatan berlangsung meriah dan bahkan pada pelaksanaan kegiatan terdapat penonton dan juri yang sempat meneteskan air mata menyaksikan tampilan dari para peserta. Karena memang dasarnya beberapa seni dan tarian yang ada tersebut bertemakan dan memiliki alunan yang sedih.

Video berikut ini merupakan salah satu tampilan dari peserta lomba:



Semoga dengan upaya-upaya yang ada tersebut dapat semakin mensosialisasikan dan melestarikan seni dan budaya yang ada di Kabupaten agar tidak semakin punah.

Popular posts from this blog

Daftar Nama Desa dan Kelurahan Di Kabupaten Banggai Laut

Desa dan kelurahan di Kabupaten Banggai Laut berjumlah 66 yang terdiri dari 63 Desa dan 3 Kelurahan dan tersebar pada 6 kecamatan. 3 kecamatan berada di dalam pulau banggai dan 3 kecamatan lainnya berada di luar pulau banggai dan terpisah pulau satu sama lainnya. Logo Kabupaten Banggai Laut Berikut ini nama-nama desa dan kelurahan pada masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Banggai Laut: No. Nama Desa/Kelurahan Kecamatan 1 Desa Alasan Kecamatan Labobo 2 Desa Bontosi Kecamatan Labobo 3 Desa Lalong Kecamatan Labobo 4 Desa Lipulalongo Kecamatan Labobo 5 Desa Liputalas Kecamatan Labobo 6 Desa Mansalean Kecamatan Labobo 7 Desa Padingkian Kecamatan Labobo 8 Desa Paisulamo Kecamatan Labobo 9 Desa Bolokut Kecamatan Bokan Kepulauan 10 Desa Bungin Kecamatan Bokan Kepulauan 11 Desa Kasuari Kecamatan Bokan Kepulauan 12 Desa Kaukes Kecamatan Bokan Kepulauan 13 Desa Keak Kecamatan Bokan Kepulauan 14 Desa Kokudang Kecamatan Bokan Kepulauan ...

Banggai Laut Regency: A Gem Among Indonesia's Islands

One of Indonesia's hidden gems awaiting exploration is the Banggai Laut Regency, nestled in the province of Central Sulawesi. With its breathtaking natural beauty, cultural diversity, and the economic potential of its resources, Banggai Laut stands as a captivating natural destination. 1. Governance Banggai Laut Regency, established in 2012 through the division of Banggai Islands Regency, is situated in the province of Central Sulawesi, Indonesia. The regency's administrative hub is in the Banggai district, serving as the center for governance and public services. Additionally, six other districts—Banggai Utara, Banggai Tengah, Banggai Selatan, Bokan Kepulauan, Labobo, and Bangkurung—play significant roles in the administrative structure. 2. Geography Covering an area of approximately 725.67 km² and inhabited by around 63,127 people, Banggai Laut Regency boasts stunning landscapes. Its location between the Sulawesi mainland and the Sula Islands offers mesmerizing natural beauty...

Sejarah Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah

Secara historis Banggai Laut adalah merupakan bagian dari Kerajaan Banggai yang sudah dikenal sejak abad 13 Masehi sebagaimana termuat dalam buku Negara Kertagama yang ditulis oleh Pujangga Besar Empu Prapanca pada tahun Saka 1478 atau 1365 Masehi. Kerajaan Banggai, awalnya hanya meliputi wilayah Banggai Laut dan Banggai Kepulauan, namun kemudian oleh Adi Cokro yang bergelar Mumbu Doi Jawa disatukan dengan Wilayah Banggai Darat. Adi Cokro yang merupakan panglima perang dari Kerajaan Ternate menikah dengan seorang Putri Portugis kemudian melahirkan putra bernama Mandapar. Mandapar inilah yang dikenal sebagai Raja Banggai Pertama yang dilantik pada tahun 1600 oleh Sultan Said Berkad Syam dari Kerajaan Ternate. Raja Mandapar yang bergelar Mumbu Doi Godong ini memimpin Banggai sampai tahun 1625. Keraton Banggai di Kabupaten Banggai Laut Adapun sisa peninggalan Kerajaan Banggai yang dibangun pada abad ke XVI yang masih dapat ditemui hingga saat ini yaitu Keraton Kerajaan Banggai ...