Skip to main content

Momen Foto Bersama Setelah Mengikuti Lomba Gerak Jalan Di Kecamatan Banggai Utara

Mengabadikan momen kebersamaan memang memiliki makna dan nilai tersendiri. Selain untuk bisa menjadi bukti pelaksanaan kegiatan juga dapat menjadi kenang-kenangan bagi orang-orang yang berada dalam momen tersebut.

Untuk mengabadikan kebersamaan tersebut, salah satu cara yang dilakukan adalah dengan melakukan photo bersama. Baik dengan gaya resmi maupun dengan gaya alay bahkan yang norak pun ditampilkan.

Sekilas kita akan merasa bahwa foto bersama tidak memiliki makna saat itu, sekilas ada yang mencemoh dan menggerutu.

Namun, tahukah anda bahwa akan sangat terasa lucu, indah dan bahagia ketika foto-foto tersebut kita temukan tiba-tiba setelah tersimpan bertahun-tahun?

Kami yakin bagi anda yang pernah mengalaminya pasti mengatakan iya. Terkadang kita tersenyum sendiri menatap foto-foto kenangan kebersamaan tersebut. Ada yang saling membagikan melalui media sosial dan ada yang mengabadikan dalam bingkai foto yang indah.

Sebagai contoh, baru-baru ini kami mencoba membuka laptop untuk membersihkan folder dan file-file yang sudah tidak digunakan agar isi laptop menjadi rapi dan bersih. Tak sengaja kami membuka foto-foto yang ada dan menemukan beberapa foto bersama yang dilakukan oleh teman-teman yang ada di Puskesmas Lokotoy Kecamatan Banggai Utara setelah mengikuti lomba gerak jalan dalam peringatan Kemerdekaan RI yang ke-70, tepatnya pada sore hari tanggal 17 Agustus 2015.

Kami membuka foto-foto tersebut dan ini beberapa contoh foto tersebut:

Foto Bersama Di Lapangan
Foto Bersama Di Lapangan
Foto Bersama Di Depan Puskesmas
Foto Bersama Di Depan Pusskesmas
Foto Bersama Di Lapangan
Foto Bersama Di Lapangan
Foto Bersama Di Depan Puskesmas
Foto Bersama Di Depan Puskesmas
Foto Bersama Di Pantai Depan Puskesmas
Foto Bersama Di Pantai Depan Puskesmas
Itu sebagian foto teman-teman Puskesmas Lokotoy yang saat itu mengikuti lomba gerak jalan merayakan peringatan kemerdekaan RI.

Beberapa nama teman-teman tersebut adalah : Amrin, Ary Ashari, Jahra, Susi, Risna, Nurlia, Novita, Novianti, Sita, Ikran, Tono, Hera, Atin, Ruliadi, Hendra dan lainnya.

Demikian info susupo dari Fakta Balut, semoga informasi ini dapat bermanfaat.

Popular posts from this blog

Daftar Nama Desa dan Kelurahan Di Kabupaten Banggai Laut

Desa dan kelurahan di Kabupaten Banggai Laut berjumlah 66 yang terdiri dari 63 Desa dan 3 Kelurahan dan tersebar pada 6 kecamatan. 3 kecamatan berada di dalam pulau banggai dan 3 kecamatan lainnya berada di luar pulau banggai dan terpisah pulau satu sama lainnya. Logo Kabupaten Banggai Laut Berikut ini nama-nama desa dan kelurahan pada masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Banggai Laut: No. Nama Desa/Kelurahan Kecamatan 1 Desa Alasan Kecamatan Labobo 2 Desa Bontosi Kecamatan Labobo 3 Desa Lalong Kecamatan Labobo 4 Desa Lipulalongo Kecamatan Labobo 5 Desa Liputalas Kecamatan Labobo 6 Desa Mansalean Kecamatan Labobo 7 Desa Padingkian Kecamatan Labobo 8 Desa Paisulamo Kecamatan Labobo 9 Desa Bolokut Kecamatan Bokan Kepulauan 10 Desa Bungin Kecamatan Bokan Kepulauan 11 Desa Kasuari Kecamatan Bokan Kepulauan 12 Desa Kaukes Kecamatan Bokan Kepulauan 13 Desa Keak Kecamatan Bokan Kepulauan 14 Desa Kokudang Kecamatan Bokan Kepulauan ...

Banggai Laut Regency: A Gem Among Indonesia's Islands

One of Indonesia's hidden gems awaiting exploration is the Banggai Laut Regency, nestled in the province of Central Sulawesi. With its breathtaking natural beauty, cultural diversity, and the economic potential of its resources, Banggai Laut stands as a captivating natural destination. 1. Governance Banggai Laut Regency, established in 2012 through the division of Banggai Islands Regency, is situated in the province of Central Sulawesi, Indonesia. The regency's administrative hub is in the Banggai district, serving as the center for governance and public services. Additionally, six other districts—Banggai Utara, Banggai Tengah, Banggai Selatan, Bokan Kepulauan, Labobo, and Bangkurung—play significant roles in the administrative structure. 2. Geography Covering an area of approximately 725.67 km² and inhabited by around 63,127 people, Banggai Laut Regency boasts stunning landscapes. Its location between the Sulawesi mainland and the Sula Islands offers mesmerizing natural beauty...

Sejarah Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah

Secara historis Banggai Laut adalah merupakan bagian dari Kerajaan Banggai yang sudah dikenal sejak abad 13 Masehi sebagaimana termuat dalam buku Negara Kertagama yang ditulis oleh Pujangga Besar Empu Prapanca pada tahun Saka 1478 atau 1365 Masehi. Kerajaan Banggai, awalnya hanya meliputi wilayah Banggai Laut dan Banggai Kepulauan, namun kemudian oleh Adi Cokro yang bergelar Mumbu Doi Jawa disatukan dengan Wilayah Banggai Darat. Adi Cokro yang merupakan panglima perang dari Kerajaan Ternate menikah dengan seorang Putri Portugis kemudian melahirkan putra bernama Mandapar. Mandapar inilah yang dikenal sebagai Raja Banggai Pertama yang dilantik pada tahun 1600 oleh Sultan Said Berkad Syam dari Kerajaan Ternate. Raja Mandapar yang bergelar Mumbu Doi Godong ini memimpin Banggai sampai tahun 1625. Keraton Banggai di Kabupaten Banggai Laut Adapun sisa peninggalan Kerajaan Banggai yang dibangun pada abad ke XVI yang masih dapat ditemui hingga saat ini yaitu Keraton Kerajaan Banggai ...